Lanjutnya, yang diimplemtasikan adalah terkait pemberdayaan masyarakat hukum adat sesuai perda nomor 5 tahun 2021 di Malaka, dan memperkokoh adat istiadat, toleran antar umat beragama yang tertuang dalam sila pertama, Ini semua murni dari semangat nasionalis, semangat Pancasila sehingga setiap hari Minggu harus berkunjung ke Gereja yang ada di 20 paroki.
“saya memprogramkan untuk setiap hari Minggu kalau tidak bertugas keluar daerah maka saya mengajak OPD untuk ikuti perayaan Ekaristi keliling 20 paroki, dan Puji Tuhan saya sudah berkunjung ke 10 paroki tersisah 10 paroki”, ujarnya.
Dirinya berharap sekembalinya dari Ende dapat menyesuaikan kunjungan di 10 paroki tersebut, karena Ini semata-mata spirit dari Pancasila sebagai dasar negara,sebagai falsafah hidup bangsa yang harus kita pertahankan dan kita lestarikan dimanapun kita berada.
Untuk itu kehadiran presiden Jokowi merayakan HUT Pancasilah di Ende, adalah sebagai bentuk penghargaan dan cintanya akan pengorbanan sosok Soekarno yang telah melahirkan butir-putir Pancasila yang menjadi dasar negara, menjadi dasar kekuatan, dan menjadi dasar persatuan Negara kita Republik Indonesia ini.
“Oleh karena itu saya selaku kepala daerah mengakui bahwa ini suatu kebanggan tersendiri bagi kita semua masyarakat NTT pada umumnya dan lebih khusus masyarakat Ende, karena presiden Jokowi adalah presiden pertama yang hadir secara langsung di Ende untuk memperingati Hari Lahir Pancasila ke 77”, tutupnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










