Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dana Pembangunan NTT 2021, Rp7,3 Tryliun

badan keuangan 010101001
Kepala Badan Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. Zakarias Moruk, MM

Selain dana pinjaman daerah juga terdapat instruksi presiden (Inpres) terkait percepatan pembangunan daerah perbatasan Mota’ain, Motamasin, Napan dan Oepoli. Dalam instruksi pada tahun 2021 ini tidak lain mendorong percepatan pembangunan di daerah perbatasan.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang (kabid) Pembinaan Keuangan Kabupaten/kota pada Badan Keuangan Daerah Prov.NTT, Drs.Benhard Menoh,MT mengatakan terkait pengelolaan keuangan daerah kabupaten/kota sudah tentu merujuk pada aturan daerah masing-masing dengan bersandar pada kemampuan fiskal daerah tersebut.

pa Beny Meno 222
Kepala Bidang Pembinaan Keuangan Badan Keuangan Daerah Prov.NTT, Drs.Benhard Menoh,MT

“Setiap kabupaten/kota memiliki kemampuan keuangan yang berbeda-beda, dimana untuk saat ini untuk daerah dengan jumlah dana paling besar yakni kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan yang paling kecil terdapat pada kabupaten Sumba Tengah” Jelas Benhard.

Baca Juga :  Direksi Baru Bank NTT Dilantik, Gubernur NTT: Fokus pada Tata Kelola dan Digitalisasi

Lebih lanjut Benhard juga menjelaskan terkait usaha pemerintah kabupaten dalam melakukan pinjaman daerah guna menjawab tuntutan kebutuhan pembangunan di daerah masing-masing. Untuk saat ini Manggarai Timur dan Sikka yang sedang berproses dalam tahap pinjaman daerah pada PT. Sarana Multy Infrastruktur (SMI).

“Ada dua kabupaten di NTT yang sedang berproses melakukan pinjaman daerah yaitu kabupaten Manggarai Timur dan kabupaten Sikka. Dua kabupataen ini sedang berproses menuju tahap pinjaman daerah pada PT.SMI” ujar Benhard. (Frondes)