Pihaknya sudah memberi arahan agar tidak terprovokasi dan minta aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku agar tidak menjadi sumber konflik. Hingga berita ini diturunkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengamankan semua massa SN-FBN yang bergerak pulang setelah mengikuti Deklarasi Akbar dan Pendaftaran Paslon SN-FBN di Kantor KPU Kabupaten Malaka.
Untuk diketahui, massa pendukung SN dipukul, dihadang, dilempar di bilangnya Haitimuk sebanyak tiga kali di Pilkada Malaka 2020. Kejadian pertama, terjadi aksi lempar di ruas jalan setelah Lapangan Haitimuk menuju arah Betun.
Peristiwa kedua, aksi pemukulan Bojes Seran, tim media sebelum jembatan Kali Kono. Dan peristiwa ketiga terjadi di sekitar tikungan kuburan dari arah pertigaan Haitimuk. Sementara itu, Deklarasi Akbar SN-FBN kembali terulang dan menimpa warga Desa Motaulun dan warga Kecamatan Rinhat yang bergegas pulang setelah mengikuti acara deklarasi, Selasa (27/8/24) sore.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








