Penemuan ini memperkuat dugaan bahwa ledakan bersumber dari bahan peledak buatan manusia, bukan akibat korsleting listrik atau bahan kimia sekolah.
Sekolah Ditutup Sementara, Polisi Dalami Motif
Kepala Sekolah SMAN 72 Jakarta belum memberikan pernyataan resmi. Namun pihak sekolah telah memutuskan untuk menghentikan seluruh kegiatan belajar mengajar hingga situasi dinyatakan aman.
Polisi kini tengah mendalami kemungkinan motif di balik ledakan, termasuk potensi aksi teror kecil (lone wolf) atau bentuk percobaan perakitan bahan peledak oleh pihak tertentu di area sekolah.
Kondisi Terkini dan Langkah Keamanan
Aparat gabungan dari TNI-Polri terus melakukan penjagaan ketat di sekitar sekolah. Wilayah sekitar Jalan Raya Cipinang, lokasi SMAN 72 Jakarta, sementara ditutup sebagian untuk kepentingan penyelidikan.
Komandan Yonmarhanlan III memastikan bahwa situasi saat ini sudah terkendali dan masyarakat diminta tetap tenang. “Kami sudah mengamankan lokasi, dan saat ini tim sedang mengidentifikasi jenis bahan peledak yang digunakan,” ujarnya.
Analisis Sementara: Dugaan Teror Lokal
Berdasarkan laporan intelijen awal, ada kemungkinan kuat bahwa ledakan ini merupakan aksi terencana dengan target uji coba bahan peledak rakitan. Namun, pihak keamanan belum dapat memastikan apakah pelaku berasal dari lingkungan sekolah atau eksternal.
Sumber di lapangan menyebutkan bahwa ditemukan pola perakitan sederhana mirip dengan kasus bom pipa di Depok tahun sebelumnya. Investigasi lanjutan kini dilakukan oleh Tim Gegana dan Densus 88.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










