Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dua Ledakan Guncang SMAN 72 Jakarta, 8 Siswa Terluka Diduga Bom Rakitan

IMG 20251107 WA0071

Penemuan ini memperkuat dugaan bahwa ledakan bersumber dari bahan peledak buatan manusia, bukan akibat korsleting listrik atau bahan kimia sekolah.

Sekolah Ditutup Sementara, Polisi Dalami Motif

Kepala Sekolah SMAN 72 Jakarta belum memberikan pernyataan resmi. Namun pihak sekolah telah memutuskan untuk menghentikan seluruh kegiatan belajar mengajar hingga situasi dinyatakan aman.

Polisi kini tengah mendalami kemungkinan motif di balik ledakan, termasuk potensi aksi teror kecil (lone wolf) atau bentuk percobaan perakitan bahan peledak oleh pihak tertentu di area sekolah.

Baca Juga :  KH Muslim Rifai Imampuro (Mbah Liem) Pencetus ‘NKRI Harga Mati, Pancasila Jaya’

Kondisi Terkini dan Langkah Keamanan

Aparat gabungan dari TNI-Polri terus melakukan penjagaan ketat di sekitar sekolah. Wilayah sekitar Jalan Raya Cipinang, lokasi SMAN 72 Jakarta, sementara ditutup sebagian untuk kepentingan penyelidikan.

Komandan Yonmarhanlan III memastikan bahwa situasi saat ini sudah terkendali dan masyarakat diminta tetap tenang. “Kami sudah mengamankan lokasi, dan saat ini tim sedang mengidentifikasi jenis bahan peledak yang digunakan,” ujarnya.

Analisis Sementara: Dugaan Teror Lokal

Berdasarkan laporan intelijen awal, ada kemungkinan kuat bahwa ledakan ini merupakan aksi terencana dengan target uji coba bahan peledak rakitan. Namun, pihak keamanan belum dapat memastikan apakah pelaku berasal dari lingkungan sekolah atau eksternal.

Baca Juga :  Kementan Kucurkan KUR, Petani Kab. Garut Siap Serap KUR Pertanian Rp.5 Trilyun

Sumber di lapangan menyebutkan bahwa ditemukan pola perakitan sederhana mirip dengan kasus bom pipa di Depok tahun sebelumnya. Investigasi lanjutan kini dilakukan oleh Tim Gegana dan Densus 88.