“Kalau dulu barangkali dimaklumi. Tapi sekarang? Setelah Presdiden Jokowi melalui banyak kebijakannya telah membuka akses dan mendekatkan pelayanan hingga ke pelosok wilayah NKRI, semestinya geliat ekonomi dan pasar harus bergerak naik. Harga pasar tidak boleh menunjukkan adanya selisih yang signifikan antar daerah seperti sekarang,”tujarnya.
Bupati Robby Idong juga menambahkan, bedanya harga pasar di Jawa dan di NTT yang begitu signifikan saat ini, sebenarnya bukan terkait persoalan infrastruktur pasar itu sendiri, melainkan lebih kepada sistem tata Kelola pasar.
“Jadi masalahnya bukan soal infrastrutur. Toh, di tingkat daerah saja, pasar-pasar kita sudah dibangun dengan standar yang baik. Lalu apa lagi masalahnya? Jadi bagi saya, barangkali sistem tata kelola pasar mesti kita lihat kembali. Manajemennya harus inter-koneksi. Ada konektivitas yang baik mulai dari pusat hingga ke daerah,”tutup Robby.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










