CERDAS menuntut “kecerahan budi dan kebeningan hati” sehingga pilihan anda jauh dari “prasangka buruk” atas paslon A, B, dan C. Semua paslon adalah putra-putra Malaka pilihan, yang berani tampil untuk memimpin Malaka. Mereka semua adalah saudara-saudara kita. “la matak, la seluk,” demikian kata orang Malaka. Karena itu, kelebihan dan kekurangan mereka adalah kelebihan dan kekurangan kita.
Karena semua paslon A, B dan C sama-sama punya kelebihan dan kekurangan, maka prinsip kita memilih adalah prinsip “MINUS MALUM” — “Pilihlah yang BURUKnya SEDIKIT!”. Ingat, “PEMILU bukan untuk memilih yang TERBAIK, tetapi mencegah yang TERBURUK berkuasa”. Demikian kata Romo Prof. Dr. Magnis Suseno, SJ. Tuhan pasti turut serta dalam peristiwa politik ini. Karena itu, kemenangan A atau B atau C harus diterima dengan lapang dada sebagai “pilihan Tuhan”. Untuk itu saya mengajak seluruh Masyarakat Malaka BERDOA untuk memohon campur tangan Tuhan agar memberi Malaka seorang pemimpin baru yang tepat untuk memimpin Malaka lima tahun ke depan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










