Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kepsek Ungkap Hasil Kelulusan SMKN 1 Kupang Di Era Pandemi

99999999999999999999999
Plt. Kasek SMKN 1 Kupang, I Nengah Aditanaya, S.Pd.,M.M.

Ini memang luar biasa, sambung plt. Kepsek, semua mereka mengikuti ujian sekolah kemudian karena kita sekolah kejuruan maka, ada namanya ujian LSP dan karena selama ini pembelajaran kita dilakukan secara daring maka kita kasih penguatan. Sehingga kurang lebih tanggal 30 April sampai dengan 11 Mei pendalaman untuk anak-anak kita. Dan itu sangat membantu anak-anak untuk ujian LSP.

Kemudian juga kita hadirkan sekolah secara Luring melalui kelompok-kelompok  yakni satu kelompok beranggotakan 10 orang untuk dibimbing, dan syukur berjalan dengan baik kemudian tanggal 17 kita laksanakan ujian SLPnya.

Mulai tanggal 17 sampai dengan 22, seluruh anak-anak juga mengikuti luar biasa, para asesor kita menguji dengan betul-betul kejujuran.

Baca Juga :  Laksanakan Ospek Offline dan Online, Universitas San Pedro Patuhi Protap Kesehatan

Memang untuk ujian SLP dari jumlah 786 memang tidak semua bisa computer karena nanti yang kompoten, itu nanti akan dapat sertifikat Garuda dari BNSP langsung. Sementara yang tidak kompoten itu dapat sertifikat yang dikeluarkan oleh sekolah.

Sementara LSP pada tanggal 29 Mei 2021, kita sudah pleno hasilnya dan kita sudah kirim hasilnya ke BNSP pusat. Kurang lebih untuk tahun ini baru 50%. Untuk bisa kompoten nilai anak-anak harus mencapai 86 ke atas. Kalau masih 85 kebawah belum kompeten. Karena kriteria ketuntasan minimal disekolah itu 86.

Baca Juga :  SMAS Nesi Neonmat NTT : Hadir Dari Kekosongan Menuju Pemenuhan.

“Jadi kalau masih 85 kita belum kompeten. Dikatakan kompeten siswa harus menguasai tour planing, gaiding, ticketing. Jadi tiga-tiga dia harus memiliki kompotensi”, tukas plt. Kepsek

Dikatakan plt. Kepsek, dimasa pandemi anak-anak semua dalam keadaan sehat dukungan dari bapa ibu orang tua juga pada saat ujian sangat luar biasa, jadi kita tetap minta ijin dari persetujuan orang tua, untuk mereka hadirkan anak-anak disini. “Tanpa persetujuan orang tuanya kita tidak berani untuk menguji. Kita sudah buat surat pernyataan persetujuan orang tua yang ditandatangani diatas materai”, katanya.

Baca Juga :  Menggunakan Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar, Ini Penjelasan Peneliti Bahasa Kantor Bahasa NTT

Akhirnya, Aditanaya mengungkapkan bahwa berdasarkan kriteria yang sudah disampaikan diawal maka seluruh anak-anak kita 786 memenuhi kriteria itu dan dinyatakn anak-anak kita berhasil  ujiannya 100%. Walaupun dimasa pandemi tetap kualitas anak-anak tamat itu kita tetap jaga.

“Dalam rapat di MK2S Kota Kupang untuk kebersamaan SMK kita sudah sampaikan pengumuman kelulusan  secara online melalui website SMKN 1 Kota Kupang, www.smkn1kupang.go.id dinyatakan lulus 100%.”, Pungkas  Kepsek Aditanaya. (Ollchan)