Uskup Dominikus Saku menegaskan bahwa setiap paslon harus mengingatkan tim pendukung dan relawan mereka untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memecah belah masyarakat. “Mari kita ingat bahwa Pilkada ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi tentang bagaimana kita semua tetap menjaga suasana yang kondusif dan damai,” tambahnya.
Sebagai pemimpin spiritual di wilayah tersebut, Uskup Atambua juga mengajak seluruh umat untuk berdoa bersama agar Pemilu berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas.
“Mari kita berlutut di hadapan Tuhan, bersyukur atas kesempatan yang diberikan untuk ikut serta dalam proses demokrasi ini. Kita persembahkan semua usaha kita kepada Tuhan yang adalah Raja Semesta Alam,” ujar Uskup Dominikus.
Dalam misa perutusan tersebut, hadir pula ketiga pasangan calon Pilkada Malaka yang akan bertarung dalam pemilihan nanti. Di antaranya adalah calon Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH, bersama wakilnya, Felix Bere Nahak, S.Pt, yang hadir bersama istri mereka. Paslon lainnya, SBS-HMS, serta Kim Taolin bersama pasangannya juga hadir dalam perayaan tersebut.
Secara keseluruhan, Misa Syukur dan Perutusan Paslon Pilkada yang diadakan oleh Keuskupan Atambua diharapkan menjadi momentum untuk mengingatkan semua pihak tentang pentingnya menjaga kedamaian dan persatuan, khususnya dalam menghadapi pesta demokrasi yang akan datang. Suasana yang kondusif dan penuh rasa saling menghargai adalah kunci dalam mencapai Pilkada yang sukses dan bermartabat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










