“Kami menghargai semangat gotong royong, tapi jangan disalahgunakan. Perbaikan jalan bukan alasan untuk meminta pungutan liar yang justru merugikan dan mencoreng nilai sosial,” tegas Kapolsek Rinhat AKP Jony kelahiran Biuduk Foho.
Kapolsek juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Malaka, yang dalam beberapa waktu terakhir telah menunjukkan komitmen memperbaiki akses jalan yang rawan ambruk ini. Ia berharap sinergi antara masyarakat, aparat, dan pemerintah terus berlanjut.
Apresiasi dari Pemerintah Desa
Kepala Desa Lotas, Theresia Toli, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kapolsek Rinhat bersama Anggota Polsek yang telah hadir dan turut bergotong royong secara sukarela tanpa pamrih, meskipun dengan peralatan yang serba terbatas.
“Terima kasih atas respon cepat dari Kapolsek dan jajarannya. Ini bukti nyata bahwa kepolisian bukan hanya penegak hukum, tapi juga mitra masyarakat dalam menghadapi persoalan sehari-hari,” kata Theresia.
Solidaritas Meluas, Kegiatan Berjalan Aman
Menariknya, gotong royong ini tidak hanya melibatkan warga Desa Lotas. Masyarakat dari desa-desa tetangga dan pengguna jalan yang melintas pun turut membantu dalam proses pengerjaan. Hal ini mencerminkan kuatnya semangat solidaritas dan kekeluargaan antarwarga di wilayah Kecamatan Rinhat.
Pekerjaan penimbunan jalan yang dimulai pukul 11.00 WITA berakhir pukul 13.30 WITA dalam kondisi aman dan tertib. Hasilnya, jalan yang sebelumnya ambruk kini dapat kembali dilalui dengan lancar oleh kendaraan roda dua, roda empat, maupun roda enam.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










