Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Konten Kreatif Mengubah Perpustakaan Menjadi Magnet Gemar Membaca di Sikka

Editor: Redaksi
IMG 20251201 WA0023

Lomba Bertutur Cerita Rakyat NTT untuk siswa Sekolah Dasar pada Oktober lalu;

Fasilitasi pendaftaran perpustakaan desa, perpustakaan sekolah, dan Taman Baca Masyarakat ke Perpustakaan Nasional RI;

Bantuan 1.000 judul buku dan satu unit rak buku kepada perpustakaan desa, perpustakaan rumah ibadah, dan Taman Bacaan Masyarakat.

Menurut Simon, integrasi konten digital kreatif dengan promosi perpustakaan membuka peluang bagi masyarakat untuk mengakses informasi dan literasi secara lebih menarik, memanfaatkan teknologi sebagai media penyebaran ilmu, sekaligus memperluas jangkauan program literasi ke seluruh pelosok Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  362 Peserta Operator Dari 181 PAUD di Kabupaten Malaka Mengikuti Bimtek Pengelolaan Dana BOSP

Para peserta workshop, yang terdiri dari guru, pustakawan, siswa, hingga pemuda kreatif, dilatih untuk menghasilkan konten berupa video pendek, artikel, dan materi digital lain yang menonjolkan koleksi perpustakaan, kegiatan literasi, serta kisah-kisah inspiratif dari masyarakat.

Hasil karya ini diharapkan dapat menjadi media promosi perpustakaan yang efektif sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk lebih gemar membaca.

Dengan kegiatan ini, pemerintah daerah berharap konten digital bukan sekadar hiburan, tetapi juga alat strategis untuk meningkatkan kualitas literasi masyarakat Kabupaten Sikka, serta memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pengetahuan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.