Lomba Bertutur Cerita Rakyat NTT untuk siswa Sekolah Dasar pada Oktober lalu;
Fasilitasi pendaftaran perpustakaan desa, perpustakaan sekolah, dan Taman Baca Masyarakat ke Perpustakaan Nasional RI;
Bantuan 1.000 judul buku dan satu unit rak buku kepada perpustakaan desa, perpustakaan rumah ibadah, dan Taman Bacaan Masyarakat.
Menurut Simon, integrasi konten digital kreatif dengan promosi perpustakaan membuka peluang bagi masyarakat untuk mengakses informasi dan literasi secara lebih menarik, memanfaatkan teknologi sebagai media penyebaran ilmu, sekaligus memperluas jangkauan program literasi ke seluruh pelosok Kabupaten Sikka.
Para peserta workshop, yang terdiri dari guru, pustakawan, siswa, hingga pemuda kreatif, dilatih untuk menghasilkan konten berupa video pendek, artikel, dan materi digital lain yang menonjolkan koleksi perpustakaan, kegiatan literasi, serta kisah-kisah inspiratif dari masyarakat.
Hasil karya ini diharapkan dapat menjadi media promosi perpustakaan yang efektif sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk lebih gemar membaca.
Dengan kegiatan ini, pemerintah daerah berharap konten digital bukan sekadar hiburan, tetapi juga alat strategis untuk meningkatkan kualitas literasi masyarakat Kabupaten Sikka, serta memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pengetahuan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










