Pelaksanaan SERAMBI 2026 menegaskan peran strategis Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya selama momentum Ramadan dan Idul Fitri yang identik dengan peningkatan aktivitas transaksi.
Selain memastikan distribusi uang layak edar, Bank Indonesia NTT juga mengedukasi masyarakat agar:
Merawat Rupiah dengan baik (tidak dilipat, dicoret, atau dirusak),
Melakukan transaksi secara bijak,
Menghindari praktik penukaran uang ilegal,
Waspada terhadap berbagai modus penipuan digital yang marak melalui media sosial dan platform daring.
Edukasi ini menjadi penting mengingat perkembangan teknologi keuangan yang semakin pesat, sekaligus meningkatnya risiko kejahatan digital menjelang hari raya.
SERAMBI 2026: Sinergi Ekonomi dan Kepedulian Sosial
Momentum Ramadan 1447 H dimaknai oleh Bank Indonesia NTT bukan sekadar periode peningkatan kebutuhan uang tunai, tetapi juga kesempatan memperkuat solidaritas sosial dan literasi keuangan masyarakat.
Melalui SERAMBI 2026, Bank Indonesia NTT menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan. Rupiah tidak hanya dijaga dari sisi kualitas fisik dan distribusinya, tetapi juga ditanamkan nilainya sebagai simbol kedaulatan bangsa yang harus dihormati dan dirawat bersama.
Semarak SERAMBI 2026 pun menjadi bukti bahwa Ramadan adalah momentum memperkuat iman, solidaritas, serta kesadaran kolektif dalam membangun ekonomi daerah yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










