Djoese menambahkan bahwa jumlah seluruh personil tagana di NTT sebanyak 838 orang, terkhusus untuk lingkup pemerintah provinsi provinsi 117 orang. Ratusan tenaga tagana ini tentunya harus mendapatkan pembekalan baik itu fisik maupun mental. “Ada beberapa anggota yang tidak sanggup dan tidak tau berenang. Mereka hanya diberikan dua pilihan, kembali angkat tas untuk pulang atau mau lanjut”. Kisah Djoese mengenang peristiwa latihan berenang.
Tagana khusus untuk bencana laut, pastinya mereka harus didampingi tim SAR. Untuk itu ada moment khusus dimana personil tagana harus melakukan pembinaan dan pelatihan bersama tim SAR.
“Tentunya membngun korelasi dengan tim SAR guna pembekalan dan pelatihan khusus renang bagi para tagana persiapan mengahdapi bencana laut” ungkap Djoese. (Frondes)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










