“Dengan demikian, NTT dapat menjadi pionir dalam pengembangan green economy sesuai dengan arahan Bapak Presiden Joko Widodo,” ungkap Gubernur Viktor
Sementara itu, Komitmen tersebut disampaikan dalam
pertemuan oleh Bambang S. selaku Direktur Utama PT GSE dan William Zhou selaku VP International Business Sungrow.
“Dalam pertemuan hari ini, prinsipnya kami berkomitmen
Untuk pembangunan panel surya yang akan menyerap sinar matahari dengan menggunakan battery storage, berikut dengan kabel transmisi bawah laut yang akan terhubung dengan sistem jaringan listrik Bali dan Nusa Tenggara. Investasi pembangunan solar PV dengan potensi energi sebesar 2 GW dan battery storage system dengan estimasi nilai investasi senilai 4 miliar USD, akan mampu memasok listrik untuk Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, jelas Bambang.
Untuk diketahui, potensi tersebut sedang dikaji dalam studi kelayakan yang sedang dilakukan secara internal oleh PT. GSE yang rencananya akan rampung tahun depan, dengan mengacu pada kajian yang telah dilakukan sebelumnya oleh stakeholder terkait.(*/Oll)
Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










