Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pantau Pembuangan Air Limbah dan Persawahan, Bupati Simon: Kita Harus Mencari Solusi

FOTO BUPATI MALAKA IRIGASI

Pada kesempatan itu toko masyarakat yang juga sebagai ketua BPD, bapak Mikhael mengatakan bahwa masyarakat sekitar sangat terganggu dengan air limbah bekas kotoran ayam tersebut.

“Kami yang tinggal disekitar pembuangan air limbah kotoran ayam potong tersebut sangat terganggu dengan bau amis yang menyengat dan mengganggu aktifitas petani saat mencabut padi karena mengalami gatal-gatal dibagian badan akibat aliran  pembuangan yang masuk kedalam penampungan air irigasi yang airnya sampai ke sawah-sawah”, kata Mikhael.

Sementara itu pengeluhan yang sama juga dikatakan kepala Dusun Aihun, Leonardus Mau, bahwa ketika air penampungan tersebut kering, bau akan lebih menyengat.

Baca Juga :  Gagasan Bupati Simon Kecamatan Wewiku Harus Jadi Contoh Konsep 3 K

“Ketika airnya kering bau sangat menyengat dan imbasnya ke kami yang tinggal disekitar, harusnya pipa aliran pembuangan limbah tersebut tidak boleh disalurkan masuk ke penampungan air irigasi”, tutur Leonardus.

Leonardus menyarankan kepada pemilik peternakan ayam potong tersebut agar jika memungkinkan pipa pembuangan dipindahkan ke jalur yang lain sehingga tidak mengganggu aktifitas dan kesehatan masyarakat sekitar.