Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Pemberdayaan Perempuan Penenun Malaka Dalam Pelestarian Tenun Malaka Oleh drg. Maria Martina Nahak

Reporter : Ollchan
FOTO MAMA MARIA NAHAK

Selain itu, Maria Martina Nahak juga memberikan bantuan dalam pengadaan peralatan modern untuk meningkatkan efisiensi produksi. Alat tenun tradisional disediakan kepada penenun, sehingga mereka dapat menenun dan menghasilkan kain tenun dengan kualitas yang lebih baik. Hal ini juga membantu para penenun untuk bersaing dalam pasar yang semakin kompetitif.

Selanjutnya, dalam mendukung pemasaran produk tenun Malaka, Maria Martina Nahak telah membentuk kemitraan dengan toko-toko lokal dan meluncurkan platform daring untuk mempromosikan dan menjual produk-produk tenun Malaka. Melalui upaya ini, penenun Malaka dapat memperluas jangkauan pasar mereka dan mendapatkan penghasilan yang lebih baik.

Dalam sambutannya, Maria Martina Nahak mengungkapkan komitmennya untuk terus mendukung penenun Malaka dan memperkuat pelestarian tenun Malaka. Ia berharap program pemberdayaan ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Malaka, baik dari segi ekonomi maupun pelestarian budaya.

Baca Juga :  Wilibrodus Klau: K3S berupaya Anak-anak Bebas Dari "Tidak Tahu Baca"

Penduduk setempat menyambut program pemberdayaan ini dengan antusias. Mereka merasa bangga dan berterima kasih kepada Maria Martina Nahak atas upayanya dalam melestarikan dan mengangkat martabat tenun Malaka serta memberikan kesempatan yang lebih baik bagi penenun lokal.

Dengan adanya program pemberdayaan penenun Malaka oleh Maria Martina Nahak, diharapkan industri tenun Malaka dapat terus berkembang, penenun lokal dapat hidup sejahtera, dan warisan budaya kain tenun Malaka tetap mekar dan dikenal oleh generasi mendatang.

“Tenun Malaka menjadi kebanggaan masyarakat Malaka, dan terus dilestarikan melalui pemberdayaan perempuan yang adalah penenun Tais Malaka”, Tutup drg.Maria Nahak.