Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

John Parera Menilai Sejak Kedatangan Pj. Gubernur Ayodhia Kalake Kebijakan Mengenakan Kain Tenun Adat NTT Tampak Tidak Jelas

FOTO BERITA NASDEM

“Karena terobosan ini dilakukan demi mengangkat harga diri perempuan penenun NTT yang hebat, meneruskan karya intelektual yang diwariskan Leluhur NTT,” terangnya.

Dia menambahkan Kebijakan itu, merupakan bentuk nyata keberpihakan dan simbol komitmen untuk mendorong kemajuan sekaligus melindungi ratusan motif tenun NTT, yang diperjuangkan mendapatkan hak paten, selain dampak ekonomi riil yang dirasakan dan terus digeliatkan

“Perempuan penenun dan semua warga NTT pasti bangga ketika melihat Presiden Jokowi yang kerap kali mengenakan pakain tenun dan adat NTT,” ujarnya.

Baca Juga :  Pjs. Bupati Malaka: Kabupaten Malaka Punya Potensi Luar Biasa untuk Maju dan Berkembang

Selain itu, ketika acara Asean Summit yang diselenggarakan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, presiden negara-negara peserta yang hadir, semuanya mengenakan Jas motif Tenun NTT.

“Akan tetapi, saudara Penjabat dan Pemprov terkesan mengabaikan ‘keringat’ dari perempuan-perempuan hebat ini,” terangnya.

Fraksi NasDem juga menyoroti ketidakkonsistenan dalam komunikasi resmi dan nonresmi yang menciptakan kebingungan di kalangan ASN dan masyarakat.