Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Sikka Tegaskan: UNIPA Kampus Kuat dan Berpengaruh di Flores & NTT Potensi Pertanian Melesat Lewat Expo Desa UNIPA

Editor: Redaksi
IMG 20250729 WA0008

Maumere, MNC – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, SH, secara resmi membuka Expo Desa Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere tingkat Kecamatan Bola. Kegiatan yang berlangsung di halaman Gereja St. Martinus Bola ini merupakan wadah kolaborasi antara mahasiswa KKN UNIPA, pemerintah desa, dan aparat Kecamatan Bola dalam menampilkan potensi unggulan desa dan inovasi lokal.

Kolaborasi dan Sinergi untuk Pemberdayaan Desa

Dalam sambutannya, Bupati Juventus menyampaikan apresiasi tinggi terhadap gagasan inovatif yang dibawa mahasiswa UNIPA. Ia menilai program ini mampu menyinergikan upaya pemerintah daerah dengan potensi dan kebutuhan nyata di tingkat desa. “Expo ini merupakan terobosan positif. UNIPA adalah universitas besar dan kuat di Flores dan NTT. Sebagai kampus berdampak, UNIPA selalu melahirkan terobosan yang memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Silet Open Up Guncang Maumere: Tabola Bale Jadi Simfoni Puncak di Festival Jelajah Maumere

Bupati juga menyoroti keberadaan enam perguruan tinggi di Kabupaten Sikka yang menjadikan Maumere sebagai Kota Pendidikan, sebuah kebanggaan tersendiri bagi daerah. Ia menyampaikan terima kasih khusus kepada UNIPA atas dukungan sinergis dalam program-program pemerintah, khususnya dalam pendataan dan validasi keluarga miskin ekstrem di desa-desa.

Potensi Pertanian dan Kelautan di Kecamatan Bola

Bupati Juventus memberikan perhatian khusus pada produk unggulan yang dipamerkan dalam Expo Desa ini, terutama potensi pertanian dan kelautan yang sangat besar di wilayah Bola. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor pemerintah untuk mengembangkan potensi tersebut secara produktif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Apel ASN Menggugah Semangat! Bupati JPYK Serukan Kolaborasi dan Revolusi Kerja

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan dua desa di Kabupaten Sikka, yakni Desa Ipir (Kecamatan Bola) dan Desa Bloro (Kecamatan Nita), telah ditetapkan sebagai bagian dari program One Product One Village (OPOV) yang digagas Pemerintah Provinsi NTT. Program ini bertujuan mengoptimalkan produk unggulan desa untuk peningkatan ekonomi lokal.