Maumere, MNC – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, SH, secara resmi membuka Expo Desa Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere tingkat Kecamatan Bola. Kegiatan yang berlangsung di halaman Gereja St. Martinus Bola ini merupakan wadah kolaborasi antara mahasiswa KKN UNIPA, pemerintah desa, dan aparat Kecamatan Bola dalam menampilkan potensi unggulan desa dan inovasi lokal.
Kolaborasi dan Sinergi untuk Pemberdayaan Desa
Dalam sambutannya, Bupati Juventus menyampaikan apresiasi tinggi terhadap gagasan inovatif yang dibawa mahasiswa UNIPA. Ia menilai program ini mampu menyinergikan upaya pemerintah daerah dengan potensi dan kebutuhan nyata di tingkat desa. “Expo ini merupakan terobosan positif. UNIPA adalah universitas besar dan kuat di Flores dan NTT. Sebagai kampus berdampak, UNIPA selalu melahirkan terobosan yang memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti keberadaan enam perguruan tinggi di Kabupaten Sikka yang menjadikan Maumere sebagai Kota Pendidikan, sebuah kebanggaan tersendiri bagi daerah. Ia menyampaikan terima kasih khusus kepada UNIPA atas dukungan sinergis dalam program-program pemerintah, khususnya dalam pendataan dan validasi keluarga miskin ekstrem di desa-desa.
Potensi Pertanian dan Kelautan di Kecamatan Bola
Bupati Juventus memberikan perhatian khusus pada produk unggulan yang dipamerkan dalam Expo Desa ini, terutama potensi pertanian dan kelautan yang sangat besar di wilayah Bola. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor pemerintah untuk mengembangkan potensi tersebut secara produktif dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan dua desa di Kabupaten Sikka, yakni Desa Ipir (Kecamatan Bola) dan Desa Bloro (Kecamatan Nita), telah ditetapkan sebagai bagian dari program One Product One Village (OPOV) yang digagas Pemerintah Provinsi NTT. Program ini bertujuan mengoptimalkan produk unggulan desa untuk peningkatan ekonomi lokal.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










