Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Destar Kehormatan, Air Kehidupan: AFC Ukir Sejarah di Kupang

Reporter : Ollchan Editor: Redaksi
IMG 20250723 WA0046

Kini, berkat kerja kolaboratif antara AFC, tim teknis lokal, dan tokoh masyarakat, air bersih mulai mengalir di tengah padang kering dan bebatuan. Fasilitas ini tak hanya mempermudah akses air, tapi juga meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menekan angka penyakit berbasis air, dan memberi ruang bagi anak-anak untuk lebih fokus ke pendidikan.

Bukan Sekadar Proyek, Tapi Warisan Hidup

Apa yang dilakukan AFC bukan sekadar proyek jangka pendek. Menurut Ernest, pihaknya menerapkan sistem partisipatif dan pemberdayaan lokal, agar masyarakat bisa turut menjaga dan mengelola fasilitas air secara mandiri ke depan. Inilah yang membuat inisiatif ini berkelanjutan dan berakar dalam budaya lokal.

Baca Juga :  Nada Syukur dan Terima Kasih Warnai Misa HUT ke-9 Kabupaten Malaka

Simbol seperti destar yang dikenakan di Kepala Pak Ernest bukan hanya aksesori, melainkan pernyataan budaya: bahwa siapa pun yang datang dengan niat baik dan ketulusan hati, akan disambut dan dijaga seperti keluarga.

Ketika Air dan Adat Menyatukan Harapan

“Destar kehormatan” yang dikalungkan kepada Ernest bukan hanya tradisi, tapi pengakuan tulus atas niat baik yang membuahkan hasil nyata. Dan “air kehidupan” yang kini mengalir dari proyek AFC adalah simbol bahwa kerja kemanusiaan, jika dilandasi kasih dan komitmen, bisa mengubah nasib dan menyatukan manusia lintas batas.

Baca Juga :  Dari Ketinggian Taman Ziarah Rohani Oebelo, Bupati Malaka Support Mahasiswa Malaka

Hari itu, sejarah dicatat bukan dengan tinta, melainkan dengan air yang mengalirkan harapan di NTT, tanah yang dulu kering, kini mulai berbicara tentang kehidupan.