“Pemuda Katolik saat ini tetap menjadi sarana dan jembatan bagi masyarakat dan harus tetap menjadi corong bagi orang-orang yang memerlukan perhatian pemerintah yang bergelut dengan berbagi persoalan seperti permasalahan ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sosial, serta terus membangun solidaritas karena itu merupakan komitmen yang harus di jaga dan di pelihara,” ujar Yuven.
Wakil Wali Kota yang hadir dan didaulat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan, menyampaikan apresiasi kepada Organisasi Pemuda Katolik dalam menyelenggarakan MUSKOMCAB. Wawali menekankan pentingnya mempertahankan “citra” bagi keberlangsungan organisasi itu sendiri. Selain itu, Wawali juga memandang pentingnya pengembangan diri bagi para pemuda Katolik, “hal yang juga harus menjadi perhatian besar adalah penerapan aturan. Dan khusus untuk pengembangan diri di masa depan dan salah satu yang berperan penting dalam pengembangan diri adalah meningkatkan kemampuan public speaking, kemampuan ceramah dan kemampuan berdiskusi sehingga regenerasi dalam organisasi sangat terlihat komunikatif,” ujarnya
Hadir pula dalam acara tersebut, Sekretaris Karakter KOMDA NTT yang juga anggota DPRD Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek, S.Pd., Silvester Tena, Caretaker KOMDA NTT dan Marsel Tupan, Senior Pemuda Katolik.
Reportet : Pkp_rdp
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










