Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tegas! Gubernur Melki Perintahkan Sertifikasi Budaya NTT Demi Lawan Klaim Pihak Luar

Editor: Oll
IMG 20250528 WA0010

Kolaborasi Pusat dan Daerah Diperkuat

Hingga tahun 2025, Pemprov NTT telah mengusulkan 26 karya budaya dari 13 kabupaten untuk ditetapkan sebagai WBTB nasional. Selain itu, dua situs telah mendapat pengakuan nasional sebagai cagar budaya, yakni Liang Bua di Manggarai dan Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende. Kampung Adat Wae Rebo bahkan telah meraih pengakuan dari UNESCO.

Untuk mempercepat sertifikasi, Gubernur Melki mendorong kabupaten/kota agar membangun koordinasi aktif dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVI NTT dan Kementerian Kebudayaan RI.

Baca Juga :  Gubernur NTT Dukung Penuh Rakor Kepemudaan Nusra–Bali: Pemuda Harus Jadi Pionir Era Digital!

“Secara proporsional, jumlah warisan budaya yang sudah disertifikasi masih kecil. Saya minta setiap daerah lebih agresif dalam mengidentifikasi potensi budaya mereka,” imbuhnya.

Kebudayaan: Dari Biaya Menjadi Investasi

Sementara itu, Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Dr. Restu Gunawan, menekankan pergeseran paradigma kebudayaan dalam konteks pembangunan nasional. Menurutnya, kebudayaan kini bukan lagi dianggap sebagai beban anggaran, melainkan investasi sosial, ekonomi, dan identitas bangsa.IMG 20250528 WA0012

“Kebudayaan bukan hanya masa lalu yang harus dilestarikan, tapi juga masa kini dan masa depan yang bisa dikapitalisasi untuk kesejahteraan,” ujarnya.

Baca Juga :  AFC Kucurkan Rp2,5 Miliar untuk Air Bersih di NTT, Gubernur Melki Laka Lena Ucapkan Terima Kasih

Fiskal Minim, Tapi Semangat Maksimal

Dengan keterbatasan anggaran daerah, Pemprov NTT telah mengalokasikan Rp200 juta untuk program pengembangan kebudayaan sepanjang 2024–2025. Gubernur Melki berharap pemerintah pusat dapat menambah dukungan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) bagi pemajuan kebudayaan di NTT.

Melalui forum ini, pemerintah daerah, pusat, akademisi, dan pegiat budaya diharapkan bersinergi memperkuat dokumentasi, penelitian, dan promosi budaya NTT sebagai aset nasional dan global.