Melayani di Tengah Keterbatasan
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, dalam laporannya mengakui bahwa fasilitas ini masih dihadapkan pada berbagai keterbatasan, mulai dari sarana penunjang hingga jumlah tenaga medis.
“Meskipun kita memulai dengan keterbatasan, kita tidak boleh menyerah dan mengeluh. Kita dipanggil untuk melayani rakyat yang sederhana, dan itu adalah panggilan yang mulia,” katanya.
Hal senada diungkapkan Camat Alok Timur, Nikolaus Emanuel, yang menyampaikan beberapa tantangan nyata, seperti belum tersambungnya jaringan listrik di beberapa dusun, termasuk di Desa Kojagete.
“Tanpa listrik, bagaimana pelayanan darurat bisa dilakukan di malam hari? Ditambah lagi tenaga kesehatan masih terbatas dan belum ada dokter yang menetap. Ini harus segera menjadi perhatian kita bersama,” jelasnya.
Langkah Awal Menuju Perubahan
Peresmian ini dihadiri pula oleh anggota DPRD Kabupaten Sikka Hyginius Claudius Daga dan Nurhayati Bonda, serta Kepala Desa Kojagete, Kepala Puskesmas Teluk, dan sejumlah tokoh masyarakat. Mereka semua menyampaikan komitmen untuk terus mendorong peningkatan layanan kesehatan di wilayah ini.
Meski baru diresmikan, Puskesmas Kojagete sudah melayani rawat inap, sebuah keunggulan yang jarang dimiliki oleh fasilitas kesehatan sekelasnya di daerah pelosok.
Kini, harapan tertuju pada pemerintah daerah dan semua pemangku kepentingan agar janji pembangunan kesehatan yang merata tidak berhenti di atas kertas, tapi benar-benar dirasakan hingga ke rumah-rumah warga, sejauh dan sesulit apa pun medan yang harus ditempuh.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










