Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Anggota MPR RI Sosialisasi Falsafah Kebangsaan Kepada IKBS Di kota Kupang

IMG 20230510 WA0028

Menanggapi pertanyaan peserta lain tentang korelasi antara ideologi dan demokrasi,ia mengatakan bahwa Ideologi merupakan gagasan besar dari pendiri bangsa atau pemimpin bangsa yang diyakini dan dipelajari secara terus menerus dari generasi ke generasi hingga bangsa tersebut dapat meraih cita-cita yang diinginkannya.

Seperti halnya Ideologi Pancasila yang merupakan gagasan besar pendiri
bangsa yang dapat menuntun Bangsa Indonesia untuk meraih cita-cita Bangsa Indonesia.

Sedangkan demokrasi dapat diartikan sebagai suatu sistem pemerintahan
dimana seluruh masyarakatnya memiliki kesempatan, hak dan kewajiban
yang sama serta berkontribusi dalam proses pengambilan keputusan.

Baca Juga :  NTT Terima Bantuan Sumur Bor Senilai 2,5 Miliar dari Perusahaan Farmasi Jepang AFC

Dari penjelasan tersebut di atas dapat dijelaskan bahwa rakyat memiliki
kekuasaan tertinggi dalam hal penentuan keputusan yang berdampak bagi kehidupannya. Pemerintahan yang demokratis akan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada seluruh rakyatnya untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses perumusan, pengembangan, dan penetapan undang-undang, baik melalui perwakilan ataupun secara langsung.

Sementara terkait merekonstruksi kembali Demokrasi Indonesia dari penguasa kepenguasa sejak tahun 1945 sampai saat ini, srikandi NTT menuturkan dapat dilihat bahwa Indonesialah mengalami paling sedikit empat kali perubahan dan penyesuaian terhadap demokrasi yaitu demokrasi parlementer, demokrasi terpimpin, demokrasi Pancasila (orde baru) dan demokrasi Pancasila (orde reformasi).

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Malaka Distribusikan Air Bersih ke Desa Terdampak Bencana Banjir

Demokrasi ini seharusnya merujuk pada sila ke-4 Pancasila, yaitu kerakyatan
yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Untuk mendapatkan pemahaman yang benar tentang sila keempat Pancasila ada baiknya dikupas satu per satu aspek yang ada pada sila keempat tersebut sehingga kita menemukan betapa dalam dan luasnya makna sila keempat tersebut yakni aspek kerakyatan dan aspek demokrasi.

Kerakyatan adalah segala sesuatu yang berkenaan dengan rakyat.
Sedangkan demokrasi adalah sebuah alat untuk mencapai tujuan Keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia seperti yang tertulis pada sila kelima
Pancasila.