“Saya berharap dan tegaskan bahwa guru-guru yang mengajar di Sekolah Dasar harus guru-guru terpilih yang berkualitas, karena anak-anak usia dini harus dibekali dengan pengetahuan dasar yang baik pula, dan itu harus,” kata Gubernur VBL.
“Sekali lagi saya tegaskan Gereja dan pendidikan bukanlah hal yang terpisah, karena Gereja juga berfungsi sebagai lembaga yang bertugas untuk mendidik. Oleh karena itu Gereja harus mampu siapkan sekolah, siapkan guru-guru. Yang penting rencanakan dengan baik dan matang, kita Pemerintah akan bantu dan _support_ dari sisi anggaran,” pungkas Gubernur Laiskodat mengakhiri arahannya.
Untuk diketahui salah satu agenda kedatangan Panitia Musyawarah Kerja Daerah (MUKERDA) dan HUT 1 abad GPdI NTT tersebut untuk melaporkan kepada Gubernur perihal rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan yang meliputi kegiatan donor darah massal, kerja bakti masal, pengobatan gratis masal, sosialisasi tentang stunting, serta acara puncak yang jatuh pada bulan September tahun 2021.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Staf khusus Gubernur Anwar Pua Geno, Ketua Majelis Daerah GPdI NTT Pdt. Abraham S. Nenobais, Sekretaris Majelis Daerah GPdI NTT Pdt. Papias S. Tiran, Ketua Panitia Mukerda dan HUT 1 Abad GPdI NTT Hengky Malelak serta anggota lainnya.(*/MN)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










